Entertainment

Kekayaan Gilang Juragan99 Terus ‘Dikuliti’ Dituding Instan, Tanggapan Gus Miftah Makjleb


WowKeren
Sosok pengusaha Gilang Widya Pramana atau yang lebih dikenal dengan sebutan Juragan99 menjadi sorotan setelah terus disinggung oleh Nikita Mirzani. Niki diketahui beberapa kali melayangkan sindiran untuk Gilang Juragan99 juga sang istri. Tak hanya itu, kekayaan Gilang juga nyaris “dikuliti” habis beberapa waktu lalu sampai dituding instan.

Pasalnya Niki sempat mempertanyakan soal beberapa aset milik Gilang mulai dari pesawat jet hingga gedung dan harta lainnya. Serangan demi serangan dari Niki pun akhirnya ditanggapi oleh Juraga99 namun tak membuat ibu tiga anak tersebut lantas berhenti begitu saja.

Sementara itu kehebohan soal harta kekayaan Juragan99 yang terus dipertanyakan rupanya juga sampai ke telinga Gus Miftah. Ustaz sekaligus pendakwah ini memiliki pandangan sendiri mengenai kekayaan yang disebut instan.

“Ya enggak ada yang instan, mi instan aja pakai direbus,” seloroh Gus Miftah dalam tayangan YouTube NitNot, Senin (4/4). “Tapi juga tidak semuanya kemudian pasti ini kalau kaya cepat pasti enggak bener, enggak juga. Saya pikir kayak Mas Gilang (Juragan 99) itu kayanya normal kok, karena fundamentalnya ada.”


Gus Miftah juga menilai bahwa segala tuduhan yang tidak memiliki dasar atau alasan kuat akan hilang dengan sendirinya. Termasuk menurutnya, sosok Gilang Juragan99 tidak bisa lantas disamakan begitu saja dengan para “Crazy Rich” yang belum lama ini tersandung kasus hukum. Apalagi jika Gilang bisa konsisten menunjukkan dasar dari bisnis-bisnis yang dimilikinya.

Selanjutnya Gus Miftah menanggapi perihal beberapa aset milik Gilang yang dipertanyakan. Menurutnya sudah banyak peristiwa serupa yang terjadi dimana orang-orang menyewa selain pesawat bahkan mobil mewah sekalipun.

Karena itu Gus Miftah yang mengetahui bahwa bisnis Juragan99 nyata adanya justru balik menyentil komentar nyinyir yang memberikan tuduhan tanpa bukti. “Bisnisnya Gilang itu bagi saya nyata, karena saya tahu, saya lihat proses penjualannya, saya tahu pabriknya dari hulu ke hilir. Jadi kalau dikatakan pencucian uang, mbok yang nuduh membuktikan,” ucap Gus Miftah.

Pendakwah 40 tahun ini lantas berikan pesan makjleb. Ia menyinggung mengenai komentar nyinyir yang justru terkesan iri lantaran terlalu mengulik kekayaan dan harta orang lain.

“Kalau enggak bisa membuktikan ya sudah, kenapa kita ngiri dengan kekayaan orang lain, justru saya ngeliatnya tuduhan itu karena kita tidak bisa kaya seperti dia,” pungkasnya.

(wk/sept)





Supply hyperlink

Leave a Reply

Your email address will not be published.

close