Entertainment

MotoGP Mandalika Diprediksi Datangkan 100 Ribu Tamu, Bakal Diarahkan ke Bali Hingga Labuan Bajo



Kemenparekraf sudah menyiapkan sejumlah skenario untuk menampung sekitar 100 ribu tamu terkait MotoGP Mandalika lantaran kapasitas akomodasi di Lombok dikhawatirkan tak memadai.

WowKeren
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyambut baik kabar terjualnya tiket untuk menonton MotoGP di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah. Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Maret 2022 mendatang. Bukan hanya itu, Kemenparekraf bahkan sudah menyiapkan alternatif solusi apabila kapasitas hotel di Lombok tidak cukup untuk menampung turis dan tamu yang hadir.

“Secara teknis kami akan menyiapkan akomodasi ini bisa menampung para pengunjung MotoGP, namun dipastikan bahwa sebagian penonton akan memilih tinggal di Bali dan mengambil shuttle tiap hari menuju MotoGP. Ini akan kami fasilitasi,” tutur Menparekraf Sandiaga Uno kepada Tempo melalui pesan suara, Sabtu (8/1).

Bukan hanya menyiapkan shuttle, Kemenparekraf juga akan menyediakan penerbangan komuter dari Bandara Internasional Ngurah Rai Bali ke Bandara Internasional Lombok. Persiapan ini merujuk pada kapasitas hotel, penginapan, hingga desa wisata di Lombok yang hanya mencapai 23 ribu unit per Desember 2021, sementara proyeksi yang hadir untuk MotoGP Mandalika sampai sekitar 100 ribu orang.

Kemenparekraf dibantu oleh Kementerian Perhubungan akan menyiapkan akses transportasi untuk wisatawan dari luar Pulau Lombok. Selain Bali, Kemenparekraf juga memproyeksikan turis dan tamu akan menyebar ke sekitar Pulau Lombok seperti Sumbawa dan Labuan Bajo.

Sandiaga menjelaskan timnya tengah melakukan pemetaan dan inventarisasi ketersediaan akomodasi di Lombok dan daerah sekitar, termasuk Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno. Pemerintah juga akan mendorong penduduk untuk membuka homestay untuk menampung wisatawan.

Kemenparekraf juga akan bekerja sama dengan pelaku industri luar ruangan seperti Eiger untuk menyiapkan tenda-tenda di berbagai titik untuk menjadi glamping. Sebagian wisatawan juga diarahkan menginap di kapal-kapal pesiar yang bersandar di dermaga Pelabuhan Lombok.

Sandiaga juga sudah mengantisipasi bahwa penumpukan akomodasi tidak akan terjadi dalam satu waktu yang sama. “Kami memang mendapatkan berita bahwa tiket MotoGP sudah laris terjual. Namun 100 ribu (pembeli tiket) itu tidak hadir di hari yang sama dan masing orang tidak tidur di satu kamar saja,” papar Sandiaga.

Di sisi lain, penjualan tiket untuk MotoGP Mandalika sudah mulai dilakukan di sejumlah online travel agent. Salah satu yang resmi digandeng menjadi distributor tiketnya adalah Tiket.com.

(wk/elva)